
Makassar – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) terus memperkuat kontribusinya dalam upaya pelestarian dan rehabilitasi ekosistem pesisir melalui kegiatan penelitian terumbu karang di sejumlah pulau pesisir Kota Makassar.
Kegiatan penelitian ini dilaksanakan oleh tim peneliti FPIK UMI dengan melibatkan akademisi dari Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar serta James Cook University (JCU), Australia. Kolaborasi lintas perguruan tinggi ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan penelitian kelautan yang berorientasi pada keberlanjutan ekosistem dan pengelolaan wilayah pesisir.
Tim penelitian FPIK UMI diketuai oleh Prof. Dr. Abdul Rauf, dengan anggota Dr. Saifdul dan Dr. Muhammad Ikhsan Wamnebo. Tim bersama para peneliti dari perguruan tinggi mitra melakukan kegiatan riset di sejumlah lokasi, yaitu Pulau Barrang Lompo, Pulau Barrang Caddi, dan Pulau Kodingareng Keke.

Penelitian ini berfokus pada upaya rehabilitasi terumbu karang sebagai salah satu ekosistem penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan laut. Terumbu karang memiliki peran strategis sebagai habitat berbagai biota laut, pelindung alami wilayah pesisir, sekaligus mendukung kehidupan dan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Melalui kegiatan tersebut, FPIK UMI menunjukkan komitmennya untuk terus mengembangkan penelitian yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Keterlibatan peneliti dari UNHAS dan James Cook University juga menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring akademik serta meningkatkan kualitas dan dampak penelitian kelautan.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan informasi ilmiah dan rekomendasi yang mendukung strategi rehabilitasi serta pengelolaan terumbu karang secara berkelanjutan di wilayah kepulauan pesisir Makassar.
Kegiatan riset tersebut sekaligus mempertegas peran FPIK UMI sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan degradasi ekosistem pesisir dan laut.