

Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UMI Dr. Ir. Hj. ST. Hadijah, MP dan Dosen Fakultas Pertanian UMI Ir. H. Bakhtiar Ibrahim, MP melakukan pengabdian kepada masyarakat di Desa Tanabangka Kabupaten Gowa.
Pengabdian ini berlangsung dari bulan Agustus hingga bulan November, dan karena ada kendala teknis sehingga pelaksanaan Pelatihan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) terlaksana pada hari Ahad tanggal 8 Desember 2019. Pelatihan ini dilatar belakangi oleh kondisi desa Tanabangka yang banyak terdapat lubang bekas galian tanah untuk membuat batu bata. Lubang bekas galian ini terlantar tidak termanfaatkan dan pada musim hujan akan terisi air.
Kondisi ini memungkinkan untuk digunakan sebagai kolam budidaya ikan. Hal ini dimanfaatkan oleh kelompok masyarakat yang tergabung dalam kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN) Tanabalang untuk melakukan budidaya ikan nila pada lubang bekas galian tanah tersebut. Bekas lubang galian tanah yang ada difungsikan sebagai kolam tanah untuk budidaya ikan nila.
Usaha budidaya yang POKDAKAN Tanabalang lakukan masih sangat sederhana, mereka melakukan penebaran benih ikan Nila saat kolam tanah tersebut sudah terisi air dan sudah layak untuk budidaya.
Pemberian pakan dilakukan seadanya. Sehari-hari hanya diberi sisa sayuran dan sekali-kali diberi pakan pelet. Saat panen produksi ikan yang diperoleh diakuinya bahwa kadang mereka untung dan bisa juga rugi.

PKM Budidaya ikan nila dilubang bekas galian tanah ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Tanabangka khususnya kelompok POKDAKAN TANABALANG tentang
- Metode Budidaya Ikan Nila yang baik
- Manajemen dan Analisis produksi Budidaya Ikan Nila.
Diharapkan dari kegiatan ini kelompok POKDAKAN Tanabalang dapat :
- Memahami bagaimana cara budidaya ikan nila yang baik dan dapat melakukan Budidaya Ikan Nila dengan baik dan benar
- Dapat mengingkatkan produksi ikan nila yang dibudidayakan dengan baik dan dapat memasarkan hasil produksi ikan nila mereka
Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 20 orang kelompok POKDAKAN Tanabalang yang diketuai oleh Haruna Dg. Nojeng dan kepala Dusun Kampung Perang Desa Tanabangka Risaldi Supardi